Teorema Sisa Cina dan Urutan Bilangan Bulat
- Definisi
- Contoh Soal
Definisi
Teorema I. (Teorema Sisa Cina) Jika $m_1,m_2,…,m_k$ adalah bilangan bulat positif dengan $(m_i,m_j)=1$ untuk setiap $1\le i<j\le k$, maka sistem $$x\equiv b_1(\text{mod }m_1),\text{ }x\equiv b_2(\text{mod }m_2),…,x\equiv b_k(\text{mod }m_k)\text{ }(21.1)$$ harus memiliki solusi untuk setiap bilangan bulat $b_1,b_2,…b_k$ dan himpunan penyelesaiannya adalah kelas kongruensi modulo $m_1m_2\cdots m_k$, yaitu penyelesaiannya dibentuk oleh angka-angka $$x\equiv M_1M_1^{-1}b_1+M_2M_2^{-1}b_2+…+M_kM_m^{-1}b_k\text{ }\text{ }\text{ }(\text{mod }m_1m_2\cdots m_k),\text{ }\text{ }\text{ }(21.2)$$ dimana $M_i=m_1m_2\cdots m_k/m_i$ dan $m_i^{-1}$ adalah pembalik dari $M_i$ modulo $m_i$ untuk $i=1,2,…,k$.
Bukti. Dengan $S_1$ dan $S_2$ kami masing-masing menyatakan himpunan penyelesaian dari sistem (21.1) dan kelas kongruensi yang diberikan oleh (21.2). Di bawah ini kami tunjukkan bahwa $S_1 = S_2$.
Dari kondisi $(m_i,M_i)=1$ untuk $i=1,2,…,k$, pembalik $M_i$ dinyatakan dengan $M_i^{-1}$ ada untuk $i=1,2,…,k$. Dan, faktanya $M_j$ mempunyai faktor $m_i$ untuk setiap $j\neq i$ menyiratkan bahwa $m_i|m_j^{-1}b_i$ untuk semua $j\neq i$. Maka, untuk setiap $x\in S_2$ dan setiap $i\in\{1,2,…,k\}$, $$x\equiv \sum_{j=1}^{k}M_jM_j^{-1}b_j\equiv M_iM_i^{-1}b_i\equiv b_i\text{ }\text{ }\text{ }(\text{mod }m_i),$$ yaitu $x\in S_2\Rightarrow x\in S_1$, maka $S_2\subseteq S_1$.
Sebaliknya, untuk menunjukkan bahwa $S_1\subseteq S_2$, cukup dengan menunjukkan bahwa semua $x\in S_1$ berada dalam kelas kongruensi yang sama modulo $m_1m_2…m_k$. Misalkan $x$ dan $x’$ adalah dua solusi berbeda dari persamaan (21.1), maka $x\equiv x’$ (mod $m_i$) untuk $i=1,2,…,k$., maka $x\equiv x’$ (mod $m_1m_2…m_k$), sehingga $x$ dan $x’$ berada dalam kelas kongruensi yang sama.
Catatan: Teorema Sisa Cina menunjukkan keberadaan solusi untuk sistem yang sangat umum (21.1), tetapi bukan berarti rumus (21.2) merupakan satu-satunya metode untuk mendapatkan solusi. Terkadang terdapat metode yang lebih langsung daripada mencari $M_1^{-1},…,M_k^{-1}$, karena perhitungannya mungkin membutuhkan waktu yang lama. Misalnya, untuk menyelesaikan sistem $$x\equiv 1\text{ }\text{ }\text{ }(\text{mod }3),\text{ }\text{ }\text{ }x\equiv 3 \text{ }\text{ }\text{ }(\text{mod }5),\text{ }\text{ }\text{ }x\equiv 9\text{ }\text{ }\text{ }(\text{mod }11),$$ akan lebih mudah jika menggunakan fakta bahwa $x+2$ habis dibagi $3, 5$ dan $11$.
Definisi 1. Untuk bilangan bulat $a$ dan $m$ dengan $m>0$ dan $(a,m)=1$, bilangan bulat positif terkecil $n$ yang memenuhi $a^n\equiv 1$ (mod $m$) disebut orde $a$ modulo $m$, dilambangkan dengan $\text{ord}_ma$.
Beberapa sifat dasar orde $n$ bilangan bulat $a$
- Jika $(a,m)=1$ dan $\text{ord}_ma=k$, maka untuk $u,v\in\mathbb{N}$ $$a^u\equiv a^v\text{ }(\text{mod }m)\Leftrightarrow o\equiv v\text{ }(\text{mod }k).$$ Khususnya, $a^u\equiv 1$ (mod $m$) jika dan hanya jika $k|u$.
Bukti: Kecukupan: Jika $u \equiv v$ (mod $k$), misalkan $u\ge v$, maka $u-v=kn$ untuk beberapa $n\in\mathbb{N}_0$ dan $$a^u-a^v=a^v(a^{u-v}-1)=a^v((a^k)^n-1)\equiv 0\text{ }\text{ }(\text{mod }m).$$ kebutuhan: Mialkan $u>v$ dan $a^u-^v\equiv 0$ (mod $m$). Karena $(a,m)=1,a^v(a^{u-v}-1)\equiv 0\Rightarrow a^{u-v}\equiv 1$ (mod $m$). Misalkan $u-v=kq+r$, dimana $0\le r<k$, maka $a^r\equiv 1$ (mod $m$), dan $k=\text{ord}_ma$ menyiratkan bahwa $r=0$, yaitu $u-v\equiv 0$ (mod $k$). - Jika $(a,m)=1$ dan $\text{ord}_ma=k$, maka $k|\varphi(m)$. Khususnya, $\text{ord}_ma\le \varphi(m)$, dan $k|(p-1)$ jika $m=p$ adalah prima.
Bukti: $a^{\varphi(m)}\equiv 1$ (mod $m$) $\Rightarrow a^{\varphi(m)}\equiv a^k$ (mod $m$), oleh karena itu $\varphi(m)\equiv k$ (mod $k$) dari properti (1), maka $\varphi(m)\equiv 0$ (mod $k$). Jadi, $k|\varphi(m)$. Khususnya, untuk $m=p$, kita memiliki $\varphi(p)=p-1$, maka $k|(p-1)$.
Definisi 2. Untuk bilagan bulat $r$ dan $m$ dengan $m>0$ dan $(r,m)=1$, $r$ dikatakan menjadi akar primitif modulo $m$ jika $\text{ord}_mr=\varphi(m).$
Catatan: Telah dibuktikan dalam teori bilangan bahwa akar primitif hanya ada untuk $m=1,2,4,p^n,2p^n$, di mana $p$ adalah bilangan prima ganjil.
Contoh Soal
- Misalkan $a$ dan $b$ bilangan bulat positif sehingga $a^n+n$ membagi $b^n+n$ untuk setiap bilangan bulat positif $n$. Tunjukkkan bahwa $a=b$.
Solusi: Asumsikan bahwa $b\neq a$. Mengambil $n=1$ menunjukkan bahwa $a+1$ membagi $b+1$, sehingga $b>a$. Misalkan $p>b$ bilangan prima dan misalkan $n$ bilangan bulat positif sehingga $$n\equiv 1(\text{mod }p-1)\text{ dan }n\equiv -a(\text{mod }p).$$Sehingga $n$ itu ada berdasarkan teorema sisa Cina. (Tanpa teorema sisa Cina, kita dapat melihat bahwa $n=(a+1)(p-1)+1$ memiliki sifat ini).
Berdasarkan teorema kecil Fermat, $a^n=a(a^{p-1})^k\equiv a$ (mod $p$) dan oleh karena itu $a^n+n\equiv 0$ (mod $p$). $p$ membagi $a^n+n$ dan oleh karena itu $p$ juga membagi $b^n+n$. Namun, berdasarkan teorema kecil Fermat, kita mendapatkan $b^n+n$, secara analogis $b^n+n\equiv b-a$ (mod $p$). Oleh karena itu, kita sampai pada kesimpulan $p|(b-a)$, yang merupakan kontradiksi.
- Buktikan bahwa ada bilangan bulat positif $n$ sehingga $k^2+k+n$ tidak memiliki faktor prima kurang dari $2008$ untuk setiap bilangan bulat $k$.
Solusi: Misalkan $p$ adalah bilangan prima tertentu yang kurang dari $2008$. Maka ada bilangan bulat $r=r(p)$ (yaitu nilai $r$ bergantung pada $p$), sehingga $k^2+k\not\equiv r$ (mod $p$) untuk setiap $k$. Faktanya, ketika $k\equiv 0$ atau $p-1$ (mod $p$), maka $k^2+k\equiv 0$(mod $p$). Oleh karena itu sistem bilangan $p$ $$A=\{(k^2+k)\text{ }(\text{mod }p)|k\equiv 0,1,2,…(p-1)\text{ }(\text{mod }p)\}$$ bukan sistem residu lengkap modulo $p$, sehingga terdapat bilangan bulat $r\in A$, sehingga $k^2+k\not\equiv r$ (mod $p$). Misalkan himpunan $\{p_1,p_2,…,p_m\}$ terdiri dari semua bilangan prima kurang dari $2008$. Misalkan $n$ adalah bilangan bulat positif yang memenuhi sistem $$n\equiv p_j-r(p_j)\text{ }(\text{mod }p_j),\text{ }\text{ }j=1,2,…,m.$$ Teorema Sisa Cina mengindikasi bahwa pasti ada solusi positif $n$. Maka $k^2+k+n\equiv p_j+(k^2+k-r(p_j))\neq 0$ (mod $p_j$) untuk $j=1,2,…,m$, yaitu $n$ tidak dapat dibagi oleh masing-masing $p_j,j=1,2,…,m$. Kesimpulan nya, $n$ memenuhi persyaratan pada pertanyaan ini. - Untuk bilangan bulat $n>1$ manakah terdapat bilangan asli $b_1,b_2,…,b_n$ yang tidak semuanya sama sehingga $(b_1+k)(b_2+k)\cdots (b_n+k)=a^b$ dengan $a,b\in \mathbb{N}$ dan $a,b>1$ untuk setiap bilangan asli $k$? (Eksponen $a,b$ mungkin bergantung pada $k$).
Solution: Ketika $n$ adlah gabungan, maka $n=rs$ dimana $r>1$ dan $s>1$. Misalkan $b_1=b_2=\cdots b_r=1,b_{r+1}=\cdots =b_n=2$, maka $$(b_1+k)(b_2+k)\cdots (b_n+k)=(1+k)^r(2+k)^{r(s-1)}=[(1+k)(2+k)^{s-1}]^r$$ yang merupakan pangkat $r$ dari bilangan bulat positif $(1+k)(2+k)^{s-1}$.
Ketika $n$ adalah bilangan prima, misalkan ada bilangan bulat positif $b_1,b_2,…,b_n$ tidak semuanya sama sehingga $(b_1+k)(b_2+k)\cdots (b_n+k)=a^b$ dengan $a,b\in\mathbb{N}$ dan $a,b>1$ untuk setiap bilangan asli $k$ (dimana $a,b$ mungkin bergantung pada $k$). Tanpa kehilangan keumuman, kita berasumsi bahwa $b_1,b_2,…,b_l(l>1)$ berbeda tetapi masing-masing $b_{l+1},…,b_n$ sama dengan satu $b_1,b_2,…,b_l$ dan pada $b_1,b_2,…,b_n$, jumlah $b_i$ adalah $s_i$ untuk $i=1,2,…,l$, maka $s_1+s_2+…+s_l=n$.
Misalkan $p_1,p_2,…,p_l>\max \{b_1,b_2,…,b_l\}$ adalah $i$ bilangan prima yang berbeda. Dengan teorema sisa Cina, sistem pada $m$ $$b_1+m\equiv p_1\text{ }(\text{mod }p_1^2),…,b_l +m\equiv p_l\text{ }(\text{mod }p_l^2)$$ memiliki solusi bilangan bulat poitif. Berarti untuk setiap bilangan bulat positif $m$ bilangan $m+b_i$ adalah kelipatan $p_i$ tetapi bukan kelipatan $p_i^2$ untuk $i=1,2,…,l$. Karena $|b_i-b_j|<p_i$ untuk semua $j\neq i,1\le i,j\le l,b_j+m$ tidak dapat menjadikelipatan $p_i$, maka $$a^b=(b_1+m)(b_2+m)…(b_n+m)$$ adalah kelipatan dari $p_i^{si}$ tetapi bukan $p_i^{s_i+1}$, maka $b|s_i$ untuk $i=1,2,…,l$, oleh karena itu $b|n$. Namun, $b<n$ karena $l>1$, jadi $b=1$, kontradiksi. - Bilangan berbentuk $2^p-1$ dengan $p$ prima disebut bilangan Mersenne dalam teori bilangan. Buktikan bahwa jika $p$ prima ganjil dan $q$ merupakan faktor prima dari $2^p-1$, maka (i) $q>p;$ (ii) $q$ berbentuk $2np+1$, dengan $n\in \mathbb{N}$.
Solusi: $q$ harus ganjil. Misalkan $k=\text{ord}_q2$. Maka $2^p-1\equiv 0$ (mod $q$) $\Rightarrow 2^p\equiv 1$ (mod $q$) $\Rightarrow k|p$, maka $k=1$ atau $k=p$. $q>1$ menyiratkan $2\neq 1$ (mod $q$), oleh karena itu $k=p$.
Dengan teorema kecil Fermat, $2^{q-1}\equiv 1$ (mod $q$), oleh karena itu $p|(q-1)$ dan hasil bagi harus genap, maka (i) $p\le q-1\Rightarrow q>p$; dan (ii) $q-1=2np$, yaitu $q=2pn+1$. - Bilangan berbentuk $2^{2^n}+1$ (dilambangkan dengan $F_n$), $n\in\mathbb{N}$ disebut bilangan Fermat dalam teori bilangan. Buktikan bahwa
(i) Setiap faktor prima dari $F_n$ harus berbentuk $2^{n+1}k+1$, dengan $k\in\mathbb{N}$.
(ii) Buktikan bahwa terdapat bilangan prima tak terhingga banyaknya yang berbentuk $2^sm+1,s,m\in,\mathbb{N}.$
Solusi: (i) Misalkan $p$ adalah faktor prima $F_n=2^{2^n}+1$. Misalkan $k=\text{ord}_p2$. Maka $$2^{2^n}\equiv -1\text{ }\text{ }(\text{mod }p)\Rightarrow 2^{2^{n+1}}\equiv 1\text{ }\text{ }(\text{mod }p)\Rightarrow k|2^{n+1}$$ yaitu, $k$ adalah pangkat $2$. Misalkan $k=2^l$, dimana $0\le l\le n+1$. Jika $\le n$, maka $$2^{2^n}=(2^{2^l})^{2^n{n-l}}\equiv 1\text{ }(\text{mod }p)$$ yang kontradiksi $2^{2^n}\equiv -1$ (mod $p$), oleh karena itu $l=n+1$ yaitu, $k=2^{n+1}$. Maka teorema kecil Fermat menghasilkan $2^{n+1}|(p-1)$, maka $p=2^{n+1}m+1$.
(ii) Hasil dari (i) menyiratkan bahwa faktor prima $p$ pada $F_n=2^{2^n}+1$ memenuhi $p\equiv 1$ (mod $2^{n+1}$), Oleh karena itu, bilangan prima ini berbentuk $p=2^{n+1}k+1=2^sm+1$ untuk semua $n\ge s$.
Di bawah ini kita tunjukkan $(F_n,F_m)=1$ untuk $n>m$. Karena $2^m|2^n$, jadi $F_n-2=2^{2^n}-1$ habis dibagi $F_m$. Misalkan $(F_n,F_m)=d$, maka $d|F_m$ menyiratkan $d|F_n-2$, jadi $d|2$. Karena $F_m,F_n$ keduanya ganjil, maka $d\neq 2$, karena $d=1$.
Dengan demikian, semua faktor prima dari $F_n$ dan faktor prima dari $F_m$ berbeda untuk $n ≠ m$, terdapat bilangan prima tak terhingga banyaknya yang berbentuk $2^sm + 1$. - Bilangan palindromik adalah bilangan yang tidak berubah ketika urutan digitnya dibalik. Buktikan bahwa deret aritmatika $18, 37,…$ mengandung bilangan palindromik tak terhingga banyaknya.
Solusi: Pada Soal A8 Bab 20, kami membuktikan bahwa suku $\frac{10^k-1}{9}$ berada dalam A.P. yang diberikan jika $k = 6 + 18t, t \in\mathbb{N}_0$. Di sini kami membuktikan bahwa kondisi $10^k\equiv 11$ (mod $19$) mencukupi untuk suku $\frac{10^k-1}{9}$ berada dalam A.P..
Misalkan $k_0 = \text{ord}_{19}10$. Karena $10 = 2\cdot 5$ adalah akar primitif, maka $k_0 =\varphi (19) = 18$.
Atau, karena $10^{18} \equiv 1$ (mod $19$), maka $k_0 | 18$, yaitu, $k_0$ adalah salah satu dari $1, 2, 3, 6, 9, 12, 18$. Hasil yang sama dapat diperoleh dari tabel sisa $10^k$ modulo $19$ berikut sekaligus:
Jika $10^k\equiv 11$ (mod $19$) untuk $k>6$, maka $$10^{k-6}\equiv \text{ }(\text{mod }19)\Leftrightarrow k-6=18t\Leftrightarrow k=6+18t,$$ Maka $10^k\equiv 11$ (mod $19$) jika dan hanya jika $k=6+18t,t\in\mathbb{N}_0$. - $m$ adalah bilangan bulat positif. Jika $2^{m+1}+1$ membagi $3^{2^m}+1$, buktikan bahwa $2^{m+1}+1$ adalah bilangan prima.
Solusi: Misalkan $q=2^{m+1}+1$. Maka $q|(3^{2^m}+1)$, jadi $$3^{2^m}\equiv -1\text{}(\text{mod }q).\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }\text{ }(21.3)$$ Maka $(3,q)=1$. Mengambil kuadrat pada kedua sisi $(21.3)$: $$3^{2^{m+1}}\equiv 1\text{ }\text{ }(\text{mod }q).$$ Misalkan $k = \text{ord}_q3$, maka $k$ adalah faktor dari $2^{m+1} = q – 1$. Oleh karena itu, $k$ memiliki bentuk $2^r$, di mana $r$ adalah bilangan bulat positif dengan $r ≤ m + 1$. Jika $r ≤ m$, maka $3^{2^m}\equiv 1$ (mod $q$), yang bertentangan dengan (21.3). Jadi, $r = m + 1$.
Di sisi lain, berdasarkan Teorema Euler, $k$ adalah faktor dari $\varphi(q$), sehingga $2^{m+1}= q – 1$ membagi $\varphi(q)$, yaitu $q– 1 ≤ \varphi(q)$. Karena $\varphi(q) ≤ q – 1$, maka $\varphi(q) = q – 1$, yaitu $q$ adalah bilangan prima. - Misalkan $p$ bilangan prima. Buktikan bahwa terdapat bilangan prima $q$ sehingga untuk setiap bilangan bulat $n$, bilangan $n^p – p$ tidak habis dibagi $q$.
Solusi: Karena $(p^p – 1)/(p — 1) = 1 + p + p^2 +…+ p^{p-1} \equiv p +1$ (mod $p^2$), kita bisa mendapatkan setidaknya satu pembagi prima dari $(p^p -1)/(p – 1)$ yang tidak kongruen dengan $1$ modulo $p^2$.
Faktanya, tulis $M=\frac{p^p-1}{p-1}=p_1^{\alpha_1}\cdots p_s^{\alpha_s}$. Jika $p_i\equiv 1$ (mod $p^2$) untuk $i=1,2,…,s$, maka $$M\equiv \prod_{i=1}^{s}(k_ip^2+1)^{\alpha_i}\equiv 1\text{ }\text{ }(\text{mod }p^2),$$ kontradiksi.
Nyatakan pembagi prima tersebut dengan $q$. $q$ ini memenuhi syarat yang dimaksud.
Pembuktiannya adalah sebagai berikut.
Jelas bahwa $q\neq p$. Asumsikan terdapat bilangan bulat $n$ sehingga $n^p \equiv p$ (mod $q$), maka $q\nmid n$, dan kita peroleh $n^{p^2} \equiv p^p \equiv 1$ (mod $q$). Di sisi lain, dari teorema kecil Fermat, $n^{q-1} \equiv 1$ (mod $q$).
Karena $p^2$ tidak membagi $q – 1$, misalkan $\text{ord}_qn = k$, maka $k | p^2$ dan $k | q – 1$, sehingga $k = 1$ atau $p$. Dalam masing-masing dari dua kasus ini, kita peroleh $n^p \equiv 1$ (mod $q$). Dengan demikian, kita peroleh $p \equiv 1$ (mod $q$). Namun, ini menyiratkan $1 + p + .. + p^{p-1} \equiv p$ (mod $q$). Dari definisi $q$, hal ini mengarah pada $p \neq 0$ (mod $q$), sebuah kontradiksi.
Solusi dari setiap Permasalahan diberikan pada kelas online
“Confidence is like a muscle. The more you use it, the stronger it gets.”
